TUGAS ISD BAB 3  

Posted by Taufan Blog's

PENGERTIAN MASYARAKAT


Masyarakat merupakan salah satu satuan sosial sistem sosial, atau kesatuan hidup manusia. Istilah inggrisnya adalah society, sedangkan masyarakat itu sendiri berasal dari bahasa Arab Syakara yang berarti ikut serta atau partisipasi, kata Arab masyarakat berarti saling bergaul yang istilah ilmiahnya berinteraksi. Ada beberapa pengertian masyarakat :


a. Menurut (Selo Sumarjan 1974) masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan

b. Menurut (Koentjaraningrat 1994) masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersifat kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas yang sama.

c. Menurut (Ralph Linton 1968) masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama dalam waktu yang relatif lama dan mampu membuat keteraturan dalam kehidupan bersama dan mereka menganggap sebagai satu kesatuan sosial.

(sumber : http://smileboys.blogspot.com/2008/08/pengertian-masyarakat.html)

Syarat-syarat untuk menjadi masyarakat yaitu :

1. Harus ada pengumpulan manusia dan harus banyak, bukan pengumpulan binatang.
2. Telah bertempat tinggal dalam waktu yang lama dalam suatu daerah tertentu.
3. Adanya aturan-aturan atau undang-undang yang mengatur mereka untuk
menuju kepada kepentingan dan tujuan bersama.

(Sumber : Buku MKDU Ilmu Sosial Dasar Oleh : Harwantiyoko, Neltje F. Katuuk Penerbit Gunadarma )

studi kasus dan pendapat.

GOTONG ROYONG DALAM HIDUP BERMASYARAKAT .
dalam hidup bermasyarakat kita harus saling bantu membantu dalam hal menjaga lingkungan contohnya,
setiap hari minggu masyarakat di rumah saya bergotong royang dan bekerja bakti untuk menjaga lingkungan sekitar RT saya, ada yang membersihkan parit, memotong tanaman liar di pinggir jalan ,dan lain lain..
menurut saya hal yang dilakukan warga lingkungan sekitar rumah saya adalah hal yang sangat positif karena selain dapat membersihkan lingkungan sekitar kerja bakti juga dapat mempererat tali silatuhrahmi antar warga dengan cara bekerja sama.

GOLONGAN MASYARAKAT


Dalam perkembangan dan pertumbuhannya masyarakat dapat digolongkan menjadi :

1) Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan masyarakat sederhana (primitive) pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam menghadapi tantangan-tantangan alam yagn buas saat itu.

2) Masyarakat Maju. Masyarakat maju memiliki aneka ragam kelompok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai.

studi kasus dan pendapat
contoh studi kasus dari golongan masyarakat adalah kecemburuab sosial yang terjadi pada masyarakat yaitu , masyarakat bawah ( kurang mampu ) terhadap masyarakat kalangan atas (berkecukupan) yaitu banyak masyarakat atas yang menganggap masyarakat bawah itu tidak punya harga diri dan tak patut di hargai hanya karena perbedaan banyaknya materi yang ia punya .
menurut saya perlakuan masyarakat kalangan atas terhadapa kalangan bawa h itu tak patut dilakukan karena setiap orang mempunyai derajat yang sama di mata tuhan .

TUGAS ISD Bab 2  

Posted by Taufan Blog's

persebaran penduduk

Persebaran penduduk atau disebut juga distribusi penduduk menurut tempat tinggal dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu persebaran penduduk secara geografis dan persebaran penduduk secara administratif, disamping itu ada persebaran penduduk menurut klasifikasi tempat tinggal yakni desa dan kota. Secara geografis, penduduk Indonesia tersebar di beberapa pulau besar dan pulau-pulau atau kepulauan. Secara administratif (dan politis), penduduk Indonesia tersebar di 33 propinsi, yang mempunyai lebih dari 440 kabupaten dan kota.
http://www.datastatistik-indonesia.com/content/view/230/230/

studi kasus
Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:

* Orang yang tinggal di daerah tersebut
* Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.

kepadatan penduduk diindonesia sudah semakin tidak terbendung saat ini saja,mengutip dari ddata sensus penduduk tahun 2010 mengatakan saat ini penduduk Indonesia mencapai 237,6 juta jiwa dengan kenaikan 3 juta orang per tahun.
dan menurut Amir Hartono Direktur Pengelolaan Lahan Direktur Jenderal Pengelolaan Lahan dan Air, menyebutkan, penduduk Indonesia bisa mencapai 440 juta jiwa pada tahun 2035. bayangkan apa yg akan terjadi di masa yg akan datang,berapa jumlah penduduk indonesia?
jalan keluar masalah kepadatan penduduk ini menurut saya adalah dengan cara menggalakkan program transmigrasi, dan keluarga berencana dengan lebih memfokuskan kepada masyarakat yg umumnya baru menikah,agar dapat lebih efektif mencegah kepadatan penduduk. umumnya kepadatan penduduk ini terjadi karena pola pikir masyarakat pedesaan yg berfikir bahwa tinggal dan mencari nafkah di kota besar lebih mudah dari pada di desa,padahal mereka yg umumnya berasal dari desa tidak mempunyai bekal apapun. jadi apabila program transmigrasi dan keluarga berencana tersebut dapat berjalan secara efektif maka sedikit demi sedikit masalah kepadatan penduduk di negara ini dapat terselesaikan.
http://www.surya.co.id/2010/07/12/tahun-2035-jumlah-penduduk-indonesia-capai-440-juta-jiwa.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Penduduk
http://web.bisnis.com/umum/sosial/1id212606.html

opini saya
menurut pandangan saya ,
pemerintah terlalu sibuk mengurus dunia politik dan lainya sehingga masalah kependudukan di negara kita agak tersingkirkan,jumlah penduduk pedesaan yang datang ke kota setiap tahun cukup banyak dan apabila berlangsung terus seperti ini akan bertambah pula jumlah masalah sosial di negara kita.


RASIO KETERGANTUNGAN
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio) adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun. Rasio ketergantungan dapat dilihat menurut usia yakni Rasio Ketergantungan Muda dan Rasio Ketergantungan Tua.

* Rasio Ketergantungan Muda adalah perbandingan jumlah penduduk umur 0-14 tahun dengan jumlah penduduk umur 15 – 64 tahun.
* Rasio Ketergantungan Tua adalah perbandingan jumlah penduduk umur 65 tahun ke atas dengan jumlah penduduk di usia 15-64 tahun.

kegunaan rasio ketergantungan adalah sebagai indikator yang secara kasar dapat menunjukkan keadaan ekonomi suatu negara apakah tergolong negara maju atau negara yang sedang berkembang.
http://missevi.wordpress.com/2010/08/14/rasio-ketergantungan-2/

studi kasus
Penduduk muda berusia dibawah 15 tahun umumnya dianggap sebagai penduduk yang belum produktif karena secara ekonomis masih tergantung pada orang tua atau orang lain yang menanggungnya. Selain itu, penduduk berusia diatas 65 tahun juga dianggap tidak produktif lagi sesudah melewati masa pensiun. Penduduk usia 15-64 tahun, adalah penduduk usia kerja yang dianggap sudah produktif. Atas dasar konsep ini dapat digambarkan berapa besar jumlah penduduk yang tergantung pada penduduk usia kerja. Meskipun tidak terlalu akurat, rasio ketergantungan semacam ini memberikan gambaran ekonomis penduduk dari sisi demografi.

opini
menurut saya cukup banyak penduduk usia muda di indonesia yang sudah cukup mandiri dan kreatif untuk membuat usaha kecilkecilan . banyak remaja masa kini membuka usaha dalam lingkup sekolah maupun pergaulan. ini sangat baik untuk menempa mental mereka disaat orang tua mereka sudah tidak berpenghasilan atau dalam masa pensiun. jadi perilaku remaja yang seperti ini dapat menurunkan rasio ketergantungan pada penduduk usia muda.

BUDAYA
kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
* alat-alat teknologi
* sistem ekonomi
* keluarga
* kekuasaan politik
2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
* sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
* organisasi ekonomi
* alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama)
* organisasi kekuatan (politik)

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak. sedangkan Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama yaitu komponen material dan komponen non material.
komponen koponen dan unsurunsur kebudayaan antara lain adalah ,
peralatan dan perlengkapan hidup(teknologi),sistem mata pencaharian hidup,sistem kekerabatan dan organisasi sosial,bahasa,kesenian dan sistem kepercayaan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

opini dan studi kasus
budaya di indonesia sangat beragam,dari setiap daerah dan pulau mempunyai kebudayaan dan ciri khas masing masing ,itulah yang membuat negara kita banyak di minati oleh wisatawan asing, tetapi selain membuat hal yang positif keragaman budaya kita tak jarang membuat pertumpahan darah yang sangat disayangkan. karena membela suku , atau daerahnya sendiri mereka sampai kalap dan tidak menghiraukan kerukunan.mudah mudahan masyarakat indonesia semakin tahu bahwa keragaman kita lah yang membedakan kita dengan negara lain dan itu membuat kita semakin satu.

Tugas Ilmu sosial dasar Bab 1  

Posted by Taufan Blog's

kelompok 4 no. 5 - 8

5.Tujuan Ilmu Sosial Dasar

- sebagai usaha membantu perkembangan kepribadian mahasiswa agar mampu berperan sebgai anggota masyarakat dan bangsa serta agama
- Untuk menumbuhkan kepekaan mahasiswa terhadap masalah-masalah dan kenyataan-kenyataan sosial yagn timbul di dalam masayrakat Indonesia
- Memberikan pengetahuan dasar kepada mahasiswa agar mereka mampu berpikir secara interdisipliner, dan mampu memahami pikiran para ahli berbagai ilmu pengetahuan, sehingga dengan demikian memudahkan mereka berkomunikasi
Jadi pendidikan umum yang menitikberatkan pada usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa.

6. 3 Kelompok Ilmu Pengetahuan :

1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural science ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah

2. Ilmu-ilmu sosial ( social science ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.

3. Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.

7. Pengertian masalah sosial


Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat.

Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

8. Contoh Masalah Sosial

salah satu masalah sosial yang ada di indonesia yang cukup meresahkan masyarakat adalah pengangguran.Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.

Tingkat pengangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingkat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran yang berkepanjangan juga dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap penganggur dan keluarganya. Tingkat pengangguran yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kekacauan politik keamanan dan sosial sehingga mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. Akibat jangka panjang adalah menurunnya GNP dan pendapatan per kapita suatu negara. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dikenal istilah "pengangguran terselubung" di mana pekerjaan yang semestinya bisa dilakukan dengan tenaga kerja sedikit, dilakukan oleh lebih banyak orang.

studi kasus
berdasarkan pengamatan yang saya lakukan masalah sosial yang cukup meresahkan dan cukup sulit diatasi adalah pengangguran. pengangguran di negara kita yang cukup banyak menimbulkan masalah karena dapat menimbulkan tingkat kriminalitas semakin menanjak naik ,para pengangguran yang tidak mendapat penghasilan tetap biasanya melakukan tindak kriminal agar dapat bertahan hidup. terutama di ibu kota kita jakarta .walaupun pemerintah memperkirakan angka pengangguranpada 2010 turun menjadi 7,6 persendari 7,87 persen pada 2009.angka pengangguran mulai turun disebabkan kegiatan ekonomi yang mulai pulih. demikian yang dikemukakan direktur tenaga kerja dan pembangunan nasional (bappenas)rahma iryanti di jakarta ,kamis (7/1).
tetapi menurut saya berkurangnya jumlah penggangguran di jakarta ,tidak terlalu berpengaruh pada tindakan kriminal ,contohnya di sekeliling saya, baru kurang lebih seminggu kemarin tetangga saya kehilangan sepeda motor yang di parkir didepan rumahnya sendiri,dan satu lagi berdasarkan pengalaman saya pengangguran juga meresahkan siswa sma karena sering meminta uang secara paksa yang mereka sebut sebagai uang perlindungan agar siswa tidak diganggu secara fisik oleh mereka(pengangguran/preman).
bagaimana cara mengurangi jumlah pengangguran yang sering disebut sebagai sampah masyarakat??
menurut saya cara mengurangi jumlah pengangguran adalah dengan mempertahankan penduduk yang berusia 15,16 sampai 17 tahun di bangku pendidikan ,karena banyak saya lihat anak anak kecil yang masih di bawah umur mencari uang dengan mengamen di pinggir jalan,bagaimana mau mendapatkan pekerjaan apabila dia sibuk mencari uang dengan cara seperti itu yang menurut saya kurang layak. apabila ingin mendapatkan pekerjaan yang layak harus mempunyai bekal yang cukup. inilah yang mesti di benahi pemerintah kalau hanya wajib belajar sampai smp?apakah cukup bekal mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.semoga pemerintah dapat segera memecahkan masalah pengangguran ini agar dapat jumlah tindak kriminalitas di negara kita semakin berkurang.

OPINI SAYA .

masalah sosial yang ada pada negara kita terutama pengangguran dapat terselesaikan apabila kemauan untuk mendapatkan penghidupan yang layak dari individu masing masing itu muncul. semoga ke depannya pemerintah kita dapat menemukan jalan keluar dari setiap masalah sosial yang ada di negara kita ini.